thumbnail-cadangan

"ROSULULLAH SEBAGAI SURI TAULADAN YANG BAIK"

Seandainya di bumi ini tidak ada nabi Muhammad Saw maka orang-orang akan menjadi rusak dan tidak berakhlaq. Kita semua adalah generasi muda yang nantinya banyak di butuhkan orang untuk bisa membuat konsep-konsep yang baru karena Allah menciptakan bukan untuk di pandang saja.

Rosullah Saw adalah contoh suritauladan yang baik padahal di luar sana banyak orang yang tidak mengenal atau tidak mempunyai rasa prikemanusiaan tapi Rosulullah berhasil menjadikan orang-orang itu menjadi manusia yang baik dengan cara yang sangat halus.

Allah menciptakan Nabi Muhammad bukan karena kepemimpinannya, bukan karena kepandaiannya tetapi karena Akhlaq beliaulah sehinggah para ulama' mengumpamakan nabi Muhammad Saw sebagai manusia tidak seperti layaknya manusia biasa, pada hal Rosul juga makan seperti manusia, minium, seperti manusia tapi mengapa para ulama' mengumpamakan seperti itu Rosul juga diumpamakan sebagai " batu yang tidak biasa" tetapi seperti batu yang mahal harganya, itu semua karena Akhlaq Rosul yang sangat baik.

Jadilah manusia yang bentuknya seperti manusia tapi wataknya tidak seperti manusia, Rosulullah dalam menolong dengan cara yang baik sekali walaupun di tengah-tengah orang yang tidak berwatak baik, suatu cerita ketika Rosul pergi ke masjid dalam perjalanan Rosul dilempari batu, dilempari kotoran unta oleh kaum kafir tapi Rosul tetap sabar, diam dan tetap meneruskan perjalanannya tidak mundur tetap berjuang membela agama islam. Dan suatu hari Rosul ke masjid dalam perjalanannya tidak ada yang mengganggu lagi malah Rosul mencari orang itu kemudian Rosul bertanya kepada sahabatnya " kenapa orang yang biasanya melempari Rosul tidak ada ?" sahabat Rosul pun menjawab bahwa orang yang biasa melempari Rosul dengan batu adalah seorang perempuan dan perempuan itu sekarang lagi sakit, Rosulullah pun menjenguk perempuan itu ketika Rosulullah mengetuk pintu dan mengucapkan salam tidak ada satupun yang menjawab salam beliau karena di dalam rumah itu semuanya orang kafir, Rosul mendo'akan perempuan, dia sangat takut dengan kedatangan Rosul dan dalam sekejap perempuan itu mendapat hidayah dari Allah sehinggah hatinya tersentu dan akhirnya masuk islam.

Lain cerita ada seorang perempuan nakal sedang berjalan ketika di tengah perjalanan ada seekor anjing yang sedang kehausan ketika itu juga hati si perempuan itu tersentuh untuk menolong hewan itu walaupun hewan itu najis sehinggah Allah mengampuni semua dosa perempuan itu.

Oleh karena itu kita sebagai generasi muda kita tidak bolah mengandalkan akal, kita harus menolong seseorang dengan ikhlas, kita juga harus menggali potensi dalam diri kita dengan dilandasi Dzikrullah bukan hanya IPTEK saja tetapi dengan IMTAQ juga

thumbnail-cadangan
Al Qur'an sebagai dasar hukum yang pertama tidak di sangsikan lagi oleh umat islam bahwa al qur'an adalah sumber yang asasi bagi syariat islam. Dari al qur'an inilah dasar-dasar hukum islam beserta cabang-cabangnya digali.
Agama islam, agama yang dianut oleh umat muslim di seluruh dunia, merupakan way of life yang menjamin kebahagian hidup pemeluknya di dunia dan di akherat kelak.

agama islam datang dengan al qur'annya membuka lebar-lebar mata manusia agar mereka menyadari jati diri dan hakekat keberadaan manusia di atas bumi ini. Juga, agar manusia tidak terlena dengan kehidupan ini, sehingga manusia tidak menduga bahwa hidup mereka hanya di mulai denga kelahiran dan kematian saja. Al qur'qn mengajak manusia berpikir tentang kekuasaan Allah SWT. Dan dengan berbagai dalil, al qur'an juga mengajarkan kepada manusia untuk membuktikan keharusan adanya hari kebangkitan, dan bahwa kebahagiaan manusia pada hari itu akan di tentukan oleh sikap persesuaian hidup mereka dengan apa yang dikehendaki oleh Sang Pencipta, Allah Yang Maha Kuasa.

Untuk mencapai kebahagiaan hidup baik di dunia dan di akherat kelak manusia membutuhkan peraturan-peraturan, gambarannya adalah seperti halnya seseorang yang yang akan menuju suatu negeri atau kota yang amat jauh. Ia haus berkendaraaan yang layak, dan harus mengikuti rambu-rambu lalu lintas di sepanjang perjalanannya bila ia ingin selamat sampai tujuan. Nah di sisi inilah sebagai manusia yang di lengkapi dengan akal pikiran yang sehat dapat merenungkannya ketika manusia mau menuju perjalanan yang sangat jauh (akherat) itu, siapakah yang patut dan seharusnya membuat peretuan-peraturan itu ?.

Apakah manusia patut dengan yang demikian itu ?. Manusia memiliki kelemahan-kelemahan, disamping itu pengetahuan manusia sangat terbatas. Lantaran itu jika manusia yang diserahi menyusun peratuan-peratuan lalu lintas menuju kehidupan sesudah mati maka akan sangat keliru, karena manusia tidak mengetahui apa yang akan terjadi setelah kematian.

Jika demikian yang patut menyusunnya adalah Allah Tuhan Yang Maha Kuasa yang sedikitpun tidak mempunyai kepentingan. Dan peraturan yang dibuatNya itu disebut "AGAMA". Namun manusia tidak bisa behubungan langsung secara jelas dengan Tuhan, guna memperoleh informasi-NYA, Tuhan memilih orang-orang tertentu yang memiliki kesucian jiwa dan kecerdasan pikiran untuk menyampaikan informasi-NYA kepada manusia.Mereka yeng terpilih itu dinamai Nabi dan Rasul.

Dan para Nabi atau Rasul yang menerima informasi dari Tuhan untuk disampaikan kepada manusia itu, harus diberi bukti-bukti agar manusia mampu menerimanya. Bukti-bukti itu dalam islam disebut mukjizat. Dan mukjizat yang diberikan kepada Nabi akhir zaman, penutup para Nabi dan Rasul adala Al Qur'a Al Karim.

Al qur'an sebagai sumber pertama dan utama bagi hukum islam dan pedoman hidup manusia di tegaskan oleh Rasulullah SAW. sebagai berikut:

"Aku tinggalkan kepada kalian dua hal, kalian tidak akan tersesat, selama kalian berpegang tuguh kepada keduanya, yaitu kitabullah al qur'an dan sunnahku".

thumbnail-cadangan
TAJWID menurut bahasa berasal dari kata jawwada, yujawwidu, tajwidan (membaguskan, atau membuat bagus). Dalam ilmu qiraah : mengeluarkan huruf dari tempatnya dengan memberikan sifat-sifat yang di milkinya, baik yang sli maupun yang datang kemudian. Jadi ilmu tajwid ialah ilmu yang mempelajari bagaimana cara membaca dengan baik. Ilmu ini di tujukan dalam pembacaan al quran, meskipun pengucapan huruf-huruf hijaiyah (alfabet arab dari alif sampai ya') di luar al qur'an juga harus dilakukan secara benar karena pengucapan yang tidak tepat akan mengahasilkan arti yang lain.

Masalah yang dicakup dalam tajwid adalah :
  1. makharij al huruf (tempat keluar masuknya huruf) ketika di ucapkan
  2. sifat al huruf (masalah cara pengucapan huruf)
  3. ahkam al huruf (masalah hubungan antar huruf)
  4. ahkam al maddi wa al qashr (masalah panjang dan pendek ucapan)
  5. ahkam al waqaf wa al ibtida' (masalah memulai dan menghentikan bacaan)
  6. al khatt al Usmani (masalah bentuk tulisan mushaf [lembaran-lembaran yang sudah di bukukan] Usmani)
Mempelajari tajwid sebagai disiplin ilmu merupakan fardlu kifayah atau kewajiban kolektif. Tetapi membaca al qur'an dengan memakai aturan-aturan tajwid merupakan fardlu 'ain atau kewajiban pribadi. firman Allah SWT. dalam al qur'an surah almuzzammil ayat 4, surah al isra' ayat 106, dan surah al qiyamah ayat 16-18.

Ilmu tajwid bertujuan untuk memberikan tuntunan bagaimana cara pengucapan ayat yang tepat, sehingga lafal dan maknanya terpelihara. Sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa pengucapan hadis-hadis Rasulullah SAW. pun harus dilakukan dengan aturan-aturan tajwid, karena merupakan penjelasan dan sumber hukum yang kedua setelah al qur'an.

Pengetahuan tentang makharij al huruf dapat memberikan tuntunan bagaimana cara mengeluarkan huruf dari mulut dengan benar. ini di kelompokan menjadi 5 bagian :
  1. al jauf ( rongga mulut )
  2. al halq ( kerongkongan )
  3. al lisan ( lidah )
  4. al syafatain ( dua bibir )
  5. al khaisyum ( lubang hidung )
Pengetahuan tentang sifat al huruf berguna dalan hal cara pengucapan huruf. cara pengucapan huruf ada yang harus keras, lembut, tinggi, dan rendah.

Pengetahuan ahkam al huruf berguan untuk mengetahui cara membaca ketika huruf-huruf itu berhubungan dengan sesudahnya. ahkam al huruf meliputi idh-har, idgham, ikhfa', iqlab, mim mati, dan qalqalah.

Dalam ahkam al maddi wa al qashr pengetahuan tentang maad berguna untuk mengetahui huruf yang harus dibaca panjang dan berapa harakat panjagnya sedangkan wa al qashr adalah tentang suara huruf yang tidak panjang.

Ahkam al waqf wa al ibtida' ialah cara untuk mengetahui diman harus berhenti dan darimana harus di mulai apabila bacaan harus di lanjutkan.

thumbnail-cadangan download media pembelajaran powerpoint alqur'qn hadits kelas X sma
tajwid [klik]
bab 1 quran hadits kelas X [ klik ]
bab 1 quran hadits kelas X power point[ klik ]
bab 2 quran hadits kelas X [ klik ]
bab 2 quran hadits kelas X power point [ klik ]
bab 3 quran hadits kelas X [ klik ]
bab 3 quran hadits kelas X power point[ klik ]
bab 4 quran hadits kelas X [ klik ]
bab 4 quran hadits kelas X power point[ klik ]
bab 5 quran hadits kelas X [ klik ]
bab 5 quran hadits kelas X power point[ klik ]
bab 6 quran hadits kelas X [ klik ]
bab 6 quran hadits kelas X power point[ klik ]
bab 7 quran hadits kelas X [ klik ]
bab 7 quran hadits kelas X power point[ klik ]
soal-soal smester 1 [ klik ]
soal-soal semester 2 [ klik ]