Friday, October 22, 2010

HADIS TENTANG IBADAH SOSIAL (QS AL ISRA 26-27)

" Dari Sa'id Bin Abi Burdah, (ia menerima hadis) dari ayahnya (yakni Abi Burdah), Abi Burda dari kakeknda Sa'id, sementara kakeknda Sa'id langsung dari Rasulullah SAW, bahwasanya beliau bersabda : " Wajib bagi setiap muslim bersedekah".
  • beliau ditanya : bagaimana pendapatmu jika seseorang tidak menemukan (sesuatu untuk disedehkahkan) ?
  • beliau menjawab : dia harus bekerja dengan tanganya untuk memanfaatkan (memberdayakan) dirinya agar kelak dapat bersedekah
  • kata kakeknda Sa'id,
beliau ditanya lagi : bagaimana pendapatmu jika ia tidak mampu melakukannya ?
  • beliau menjawab : dia harus membentu orang yang kesusahan yang memang memerlukan bantuan
  • kata kakeknda Sa'id,
beliau ditanya lagi : bagaimana pendapatmu jika ia tidak mampu melakukannya ?
  • beliau menjawab : dia harus menyerukan amal kebajikan (kepada masyarakat)
  • kata kakeknda Sa'id,
  • beliau ditanya lagi : bagaimana pendapatmu ika ia tidak mampu melakukannya?
  • beliau menjawab ; dia harus menhan diri dari perbuatan yang jelek, karena demikian itu juga termasuk sedekah. ( HR. MUSLIM)
hadis dimuka mengajakan ibadah sosial yang meliputi :
  1. berbagi rezeki kepada sesama
dalam hadis di muka disebutkan dengan sedekah. menurut ajaran islam sedekah itu ada dua macam :
  1. sedekah wajib ; terdiri dari nafkah keluarga, zakat. keduanya sama sama wajib tetapi beda tehnik pelaksanaanya. kalau nafkah kepada keluarga diberikan sebatas kemampuan. Allah berfirman :
لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ لا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلا مَا آتَاهَا سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا
Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. At Thalaq : 7
 sedangkan zakat harus dibayar dalam ketentuan fiqih zakat. 
      2.   sedekah sunnah : berbagirezeki sebatas kemampuan kepada kaum dhuafa :
  • kerabat dekat yang tidak mampu
  • fakir miskin
  • orang terlantar . 
namun perlu di ingat dalam memberikan sedekah yang sunah mapun yang wajib tidak  boleh disertai dengan rasa sakit hati dan tidak di iringi dengan caci maki.
2. memberdayakan kaum lemah setelah berhasil memberdayakan diri
3. membantu orang kesusahan yang memelukan bantuan
4. menyerukan amal kebajikan di masyarakat
hadis di muka menunjukan adanya sedikit lupa pada perawinya. apakah Rasulullah dulu menyebutkan AL MA:"RUF ataukah AL KHAIRkealpaan perawi ini tidak di persoalkan karena dua kata tersebut merupakan sinonim yang berarti kebajikan namun ada pendapat yang mengatakan :
  • manusia dengan akal budinya (bukan atas dasar seleanya) punya potensi untuk mengenal nilai baik dan buruk. nilai baik yang di kenal manusia inilah yang isebut AL MA"RUF (yang dikenal) seperti gotong royong tata tertib sekolah, tat krama dan lain-lain.lawanya adalah AL MUNKAR (yang di ingkari) nilai baik yang satu ini bersifat lokal sehingga yang berlaku di suatu daerah tidaklah sama dengan yang berlaku di daerah yang lain.
  • AL KHAIR atau AL KHAIRAT artinya nilai baik menurut ketentuan syara'. dan inlah yang seragam di dunia seperti wajib, sunnah, sah, minimal mubah. lawanya adalah AS SYARR segala sesuatu yang dilarang oleh syara'.
5. menahan diri dari ikut-ikutan berbuat jelek.

No comments:

Your Ad Here